ADEGAN 1 — HUTAN TERLARANG (00:00–00:25) VISUAL: Hutan Jawa pada tengah malam. Kabut tebal menyelimuti jalan setapak. Bima berjalan sendirian sambil membawa senter. NARATOR: “Di sebuah desa terpencil di Jawa Tengah, terdapat hutan yang dipercaya menjadi tempat tinggal makhluk gaib. Malam itu, seorang pemuda bernama Bima terpaksa melewatinya.” BIMA: “Kenapa harus mati lampu segala, sih?” Tiba-tiba, terdengar suara perempuan tertawa dari balik pohon. ADEGAN 2 — KUNTILANAK MENYERANG (00:25–00:50) VISUAL: Kuntilanak melayang di antara pepohonan. Rambut panjangnya menutupi wajah. KUNTILANAK: “Manusia… kamu bisa melihatku?” BIMA: “Astaga! APA ITU?!” Kuntilanak menerjang. Bima berlari, tetapi terjatuh ke tanah berlumpur. ADEGAN 3 — SISTEM AKTIF (00:50–01:10) VISUAL: Cahaya biru muncul di mata Bima. Layar hologram memenuhi pandangannya. SISTEM: “KEBANGKITAN BERHASIL.” “Nama: Bima.” “Level: 1.” “Misi: Kalahkan Kuntilanak.” “Hadiah: 100 EXP.” BIMA: “Aku harus melawan hantu ini?!” SISTEM: “Jika gagal, Anda akan mati.” ADEGAN 4 — SERANGAN PERTAMA (01:10–01:40) VISUAL: Kuntilanak menyerang bertubi-tubi. Bima menghindar, kemudian tangannya diselimuti energi biru. SISTEM: “Skill baru terbuka: Pukulan Energi Lv. 1!” BIMA: “Aku nggak akan mati di sini!” Bima melompat dan menghantam dada Kuntilanak. Ledakan biru menerangi hutan. Kuntilanak menjerit dan menghilang menjadi asap hitam. ADEGAN 5 — LEVEL UP (01:40–02:00) SISTEM: “Musuh dikalahkan!” “Level 1 meningkat menjadi Level 3!” BIMA: “Jadi, aku bisa menjadi lebih kuat?” Tiba-tiba, terdengar langkah berat dari balik kabut. Sebuah monster raksasa bermata merah muncul. SISTEM: “PERINGATAN! GENDERUWO TERDETEKSI!” NARATOR: “Bima baru saja memenangkan pertarungan pertamanya. Namun, musuh berikutnya jauh lebih mengerikan.” LAYAR HITAM. BERSAMBUNG…