Buat file presentasi yang mencangkup : Slide 1 — Judul Review Jurnal: Design, Optimization, and Experimental Validation of Dynamic Vibration Absorber for Vibration Suppression in Cantilevered Plate Structures Topik: Vibration absorber or damper design Slide 2 — Background • Getaran berlebih pada struktur fleksibel dapat menyebabkan kelelahan, ketidakstabilan, dan kegagalan sistem. • Dynamic Vibration Absorber (DVA) adalah solusi pasif untuk mereduksi resonansi. • Penelitian difokuskan pada struktur pelat kantilever yang memiliki karakteristik mode getar kompleks. Slide 3 — Tujuan Penelitian • Merancang DVA untuk menekan getaran resonansi pada cantilevered plate. • Mengoptimasi parameter absorber agar respons getaran minimum. • Memvalidasi hasil desain melalui simulasi dan eksperimen. Slide 4 — Analysis Method / Procedure • Pemodelan sistem utama + DVA dengan Receptance Coupling Substructure Analysis (RCSA). • Pengambilan Frequency Response Function (FRF) struktur utama melalui Finite Element Analysis (FEA). • Optimasi parameter massa, kekakuan, dan redaman menggunakan H∞ optimization. • Verifikasi melalui simulasi FE dan uji eksperimental. Slide 5 — Modal Analysis dan Frekuensi Target • Struktur dianalisis untuk mendapatkan enam frekuensi alami awal. • Dua mode dominan dipilih sebagai target utama pengendalian: • 101.46 Hz • 121.96 Hz • Kedua mode ini memiliki amplitudo paling signifikan pada titik pengamatan. Slide 6 — Desain DVA • DVA menggunakan konfigurasi single-degree-of-freedom (SDOF). • Terdiri dari massa blok dan leaf/plate spring yang dapat disetel. • Panjang pegas diubah untuk menyesuaikan frekuensi alami absorber dengan mode target. Slide 7 — Hasil Simulasi • Frekuensi alami DVA hasil model teoritis dan FE sangat dekat. • Deviasi prediksi terhadap simulasi FE berada di bawah 7.4%. • Frekuensi desain absorber berhasil dicocokkan dengan mode target struktur. Slide 8 — Hasil Eksperimen • Deviasi antara frekuensi teoritis dan hasil ukur kurang dari 4.7%. • Reduksi amplitudo getaran pada frekuensi target sekitar 70–85%. • Konfigurasi dual-DVA memberi reduksi 74.2–85.7% dibanding tanpa DVA. Slide 9 — Analisis dan Evaluasi • Dual-DVA lebih efektif dibanding single-DVA. • Peningkatan atenuasi puncak mencapai 10.4%. • Sistem cukup robust terhadap variasi parameter ±5%, tetapi masih sensitif terhadap kondisi batas dan toleransi manufaktur. Slide 10 — Conclusion • Metode gabungan RCSA + H∞ + FEA + eksperimen efektif untuk desain DVA. • DVA dengan plate spring adjustable mampu menekan getaran secara signifikan. • Jurnal ini relevan sebagai referensi untuk vibration absorber/damper design pada struktur fleksibel. • Pengembangan lanjutan dapat diarahkan ke absorber adaptif, multi-DOF, dan studi durabilitas jangka panjang. Ambil data, gambar, dan grafik pada jurnal yang saya lampirkan